Kabupaten Tangerang, adalah sebuah kabupaten di Tatar Pasundan Provinsi Banten. Ibukotanya adalah Tigaraksa. Kabupaten ini terletak tepat di sebelah barat Jakarta; berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Provinsi DKI Jakarta di timur, Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Lebak di selatan, serta Kabupaten Serang di barat.
Sebagian besar wilayah Tangerang merupakan dataran rendah. Sungai Cisadane, sungai terpanjang di Tangerang, mengalir dari selatan dan bermuara di Laut Jawa.
Tangerang merupakan wilayah perkembangan Jakarta. Secara umum, Kabupaten Tangerang dapat dikelompokkan menjadi 2 wilayah pertumbuhan, yakni:
- Pusat Pertumbuhan Balaraja dan Tigaraksa, berada di bagian barat, difokuskan sebagai daerah sentra industri, permukiman, dan pusat pemerintahan.
- Pusat Pertumbuhan Teluk Naga, berada di wilayah pesisir, mengedepankan industri pariwisata alam dan bahari, industri maritim, perikanan, pertambakan, dan pelabuhan.
- Pusat Pertumbuhan Curug, Kelapa Dua, Legok dan Pagedangan, berada di bagian timur dekat perbatasan dengan kota Tangerang Selatan, difokuskan sebagai pusat pemukiman, dan kawasan bisnis.
Pembagian administratif
Kabupaten Tangerang terdiri atas 29 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 246 desa dan 28 kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Tigaraksa.
Arti lambang daerah
1. Lambang daerah berbentuk perisai dengan perincian sbb:
a. Bagian atas: Terdiri dari susunan bata merah dengan lima buah puncak, b. Bagian tengah: Dengan warna hijau, terdiri dari empat batang bambu berbentuk persegi panjang berjumlah empat puluh tiga ruas dengan warna kuning emas. Di dalam persegi panjang tersebut terdapat gambar sebuah topi bambu berwarna kuning emas, seuntai buah padi dengan jumlah butir dua puluh tujuh juga berwarna kuning emas dan seuntai bunga kapas berjumlah dua belas dengan warna putih dan tangkai warna hijau. c. Bagian bawah: Terdiri dari tiga buah garis putih berombak dan empat buah garis biru berombak.
2. Motto Satya Karya Kerta Raharja warna putih ditulis pada pita warna coklat, kedua ujungnya dilipat terletak di bawah perisai. ARTI LAMBANG DAERAH: Warna merah mempunyai arti semangat dan keberanian, Warna hijau mempunyai arti kemakmuran dan kesuburan, Warna kuning mempunyai arti keadilan, wibawa dan keagungan, Warna putih mempunyai arti kesucian dan kebersihan, Warna biru mempunyai arti kesetiaan dan kebijaksanaan, Warna coklat mempunyai arti kedewasaan, Warna hitam mempunyai arti keteguhan dan ketabahan. a. Bagian atas: Puncak perisai lima buah berlambang Pancasila yang menjadi dasar negara Republik Indonesia, Susunan bata merupakan lambang benteng pertahanan yang mengingatkan kita kepada kepahlawanan rakyat Kabupaten Tangerang, Jumlah bata melambangkan tanggal, bulan dan tahun proklamasi kemerdekaan negara Republik Indonesia yaitu tujuh belas, bulan delapan, tahun empat puluh lima. b. Bagian tengah: Jumlah butir padi, bunga kapas dan ruas bambu melambangkan tanggal, bulan dan tahun jadi Pemerintah Kabupaten Tangerang, yaitu: a) Dua puluh tujuh butir padi melambangkan tanggal dua puluh tujuh, b) Dua belas bunga kapas melambangkan bulan dua belas, c) Empat puluh tiga ruas bambu melambangkan tahun empat puluh tiga. Sedangkan, Topi bambu melambangkan hasil kerajinan dan industri Kabupaten Tangerang. Bagian bawah: 1). Garis putih berombak melambangkan bahwa Kabupaten Tangerang dilintasi oleh sungai-sungai besar, 2) Garis biru berombak melambangkan laut dimana Kabupaten Tangerang merupakan daerah pantai.
Pemerintah]
Kabupaten Tangerang mempunyai pemerintahan yang sama dengan kabupaten lainnya. Unit pemerintahan di bawah kabupaten adalah kecamatan, masing-masing kecamatan terdiri atas beberapa kelurahan dan desa. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini, terhitung sejak Kota Tangerang Selatan memisahkan diri dari Kabupaten Tangerang, jumlah kecamatan, kelurahan maupun desa di Kabupaten Tangerang tetap yaitu 29 kecamatan, 28 kelurahan, dan 246 desa. Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Tangerang selama periode tahun 2009-2011 cukup berfluktuasi. Meningkat pada tahun 2010 dan menurun cukup signifikan pada tahun 2011. Bila diperhatikan komposisi pegawai menurut jenis kelamin, jumlah pegawai laki-laki lebih banyak dibandingkan pegawai perempuan. Terakhir pada tahun 2011 proporsi pegawai laki-laki mencapai 53,53 persen. Komposisi Anggota DPRD Kabupaten Tangerang sedikit mengalami perubahan dibanding tahun sebelumnya, yaitu terdiri dari 9 fraksi dengan anggota sebanyak 50 orang (45 orang laki-laki dan 5 orang perempuan) yang sebagian besar berumur antara 40-49 tahun sebanyak 30 orang (60 persen) dan mayoritas berpendidikan S-1 sebanyak 30 orang (60 persen). Jumlah anggaran yang dibelanjakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk membiayai pembangunan di wilayahnya pada tahun 2011 mencapai 2,027 triliun rupiah, terdiri dari belanja pegawai 915 miliar rupiah, belanja barang dan jasa 499 miliar rupiah, belanja modal 480 miliar rupiah dan sisanya 136 miliar rupiah digunakan untuk belanja lain-lain. Total realisasi pendapatan daerah Kabupaten Tangerang pada tahun 2011 mencapai 2,224 triliun rupiah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) menyumbang 29,9 persen atau tepatnya 665 miliar rupiah. Sedangkan, dana perimbangan mencapai 1,288 triliun rupiah atau sekitar 57,93 persen yang terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 720,5 miliar rupiah, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 51,52 miliar rupiah, dana bagi hasil pajak/bukan pajak yang mencapai 217 miliar rupiah serta transfer pemerintah pusat lainnya sebesar 299 miliar rupiah. Dan yang ketiga adalah lain-lain pendapatan daerah yang sah yang menyumbang sebesar 270,6 miliar rupiah atau sekitar 12,17 persen terhadap pendapatan daerah wilayah ini. Sementara itu, belanja daerah dalam APBD Kabupaten Tangerang tahun 2012, direncanakan mencapai 2,4 triliun rupiah atau lebih besar dibandingkan dengan realisasi tahun 2011. Sedangkan pendapatan daerah tahun 2012 oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang ditargetkan hanya sebesar 2,2 triliun rupiah.
Daftar kecamatan
Nama Kabupaten: Tangerang Kode Wilayah: 36.03 Ibukota: Tigaraksa Propinsi: Banten 1. Balaraja Tangerang Banten - 2. Cikupa Tangerang Banten - 3. Ciputat Tangerang Banten - 4. Ciputat Timur Tangerang Banten - 5. Cisauk Tangerang Banten - 6. Cisoka Tangerang Banten - 7. Curug Tangerang Banten - 8. Gunung Kaler Tangerang Banten - 9. Jambe Tangerang Banten - 10. Jayanti Tangerang Banten - 11. Kelapa Dua Tangerang Banten - 12. Kemiri Tangerang Banten - 13. Kosambi Tangerang Banten - 14. Kresek Tangerang Banten - 15. Kronjo Tangerang Banten - 16. Legok Tangerang Banten - 17. Mauk Tangerang Banten - 18. Mekar Baru Tangerang Banten - 19. Pagedangan Tangerang Banten - 20. Pakuhaji Tangerang Banten - 21. Pamulang Tangerang Banten - 22. Panongan Tangerang Banten - 23. Pasar Kemis Tangerang Banten - 24. Pondok Aren Tangerang Banten - 25. Rajeg Tangerang Banten - 26. Sepatan Tangerang Banten - 27. Sepatan Timur Tangerang Banten - 28. Serpong Tangerang Banten - 29. Serpong Utara Tangerang Banten - 30. Setu Tangerang Banten - 31. Sindang Jaya Tangerang Banten - 32. Solear Tangerang Banten - 33. Sukadiri Tangerang Banten - 34. Sukamulya Tangerang Banten - 35. Teluknaga Tangerang Banten - 36. Tigaraksa Tangerang Banten -
Kabupaten Tangerang terbagi menjadi 29 kecamatan, yaitu:[sunting | sunting sumber]
- Balaraja
- Cikupa
- Cisauk
- Cisoka
- Curug
- Gunungkaler
- Jambe
- Jayanti
- Kelapa Dua
- Kemiri
- Kosambi
- Kresek
- Kronjo
- Legok
- Mauk
- Mekarbaru
- Pagedangan
- Pakuhaji
- Panongan
- Pasarkemis
- Rajeg
- Sepatan
- Sepatan Timur
- Sindang Jaya
- Solear
- Sukadiri
- Sukamulya
- Teluknaga
- Tigaraksa
Pemekaran kecamatan
Sampai tahun 2012, Kabupaten Tangerang mempunyai 29 kecamatan yang sebagian besarnya merupakan kecamatan yang dimekarkan dari kecamatan induk.
Tahun 2005 (sebelum dimekarkan)
- Kecamatan Curug
- Kecamatan Cikupa
- Kecamatan Legok
- Kecamatan Tigaraksa
- Kecamatan Cisoka
- Kecamatan Sepatan
- Kecamatan Pakuhaji
- Kecamatan Kosambi
- Kecamatan Teluknaga
- Kecamatan Mauk
- Kecamatan Pasar Kemis
- Kecamatan Rajeg
- Kecamatan Serpong
- Kecamatan Ciputat
- Kecamatan Pamulang
- Kecamatan Pondok Aren
- Kecamatan Balaraja
- Kecamatan Kresek
- Kecamatan Kronjo
Tahun 2008 (setelah dimekarkan)
Pada tahun 2008, 7 kecamatan dipisahkan dari Kabupaten Tangerang membentuk kota otonom Kota Tangerang Selatan, sehingga kecamatan di Kabupaten Tangerang hanya tersisa 15 kecamatan. Selain itu dilakukan pula pemekaran kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang. Adapun kecamatan baru yang dimekarkan dari kecamatan induk adalah sebagai berikut:
- Kecamatan Panongan (dimekarkan dari Kecamatan Cikupa)
- Kecamatan Kelapa Dua (merupakan penyesuaian dari sebagian wilayah Kecamatan Curug, Legok, dan Pagedangan yang dipisah menjadi suatu kecamatan)
- Kecamatan Solear (dimekarkan dari Kecamatan Cisoka)
- Kecamatan Jambe (dimekarkan dari Kecamatan Tigaraksa)
- Kecamatan Sepatan Timur (dimekarkan dari Kecamatan Sepatan)
- Kecamatan Kemiri (dimekarkan dari Kecamatan Mauk)
- Kecamatan Sukadiri (dimekarkan dari Kecamatan Mauk)
- Kecamatan Sindang Jaya (dimekarkan dari Kecamatan Pasar Kemis)
- Kecamatan Cisauk (dimekarkan dari Kecamatan Serpong)
- Kecamatan Mekarbaru (dimekarkan dari Kecamatan Kronjo)
- Kecamatan Gunung Kaler (dimekarkan dari Kecamatan Kresek)
- Kecamatan Sukamulya (dimekarkan dari Kecamatan Balaraja)
- Kecamatan Jayanti (merupakan penyesuaian dari sebagian wilayah Kecamatan Cisoka, Balaraja, dan Kresek yang dipisah menjadi suatu kecamatan)
- Kecamatan Pagedangan (merupakan penyesuaian dari sebagian wilayah Kecamatan Legok dan Serpong yang dipisah menjadi suatu kecamatan)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar