Selasa, 15 Desember 2015

Niat Mandi Wajib

Niat Mandi Wajib Dan Tata Caranya

Niat mandi besar atau mandi jinabat itu seperti niat niat dalam ibadah yang lain, yaitu di dalam hati, adapun kalimat dan arti Doa Niat Mandi Wajib niatnya adalah sebagai berikut yang di kelompkan dalam tiga bahagian AN :
1. Jika mandi besar disebabkan junub Mimpi basah, keluar mani, senggama maka niat mandi besarnya adalah
BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA’ALA
Artiya Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta’ala
2. Jika mandi besarnya disebabkan karena haid maka niat mandi besarnya adalah
BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL HAIDI FARDLON LILLAHI TA’ALA
Artinya Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari haidl, fardlu karena Allah Ta’ala

3. Jika mandi besarnya disebabab karena nifas, maka niyat mandi besarnya adalah
BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITU GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA’ALA
Artinya Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta’ala
Adapun Tata Cara Mandi Wajib Mandi Junub sebagai berikut:
  1. Mandi junub-besar harus diniatkan ikhlas semata karena Allah Ta’ala dalam rangka menta’atiNya dan beribadah kepadaNya semata.
  2. Dalam mandi junub-jinabat-besar, harus dipastikan bahwa air telah mengenai seluruh tubuh sampaipun kulit yang ada di balik rambut yang tumbuh di manapun di seluruh tubuh kita. Karena itu siraman air itu harus pula dibantu dingan jari jemari tangan yang mengantarkan air itu ke bagian tubuh yang paling tersembunyi sekalipun.
  3. Mandi junub-jinabat-besar dimulai dengan membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan tangan, masing-masing tiga kali dan cara membasuhnya dengan mengguyur kedua telapak tangan itu dengan air yang diambil dengan gayung. Dan bukannya dengan mencelupkan kedua telapak tangan itu ke bak air.
  4. Setelah itu mengambil air dengan telapak tangan untuk mencuci kemaluan dengan telapak tangan kiri sehingga bersih.
  5. Kemudian telapak tangan kiri itu digosokkan ke lantai atau ke tembok sebanyak tiga kali. Dan setelah itu dicuci dengan air.
  6. Setelah itu berwudlu ‘sebagaimana cara berwudlu’ untuk shalat.
  7. Kemudian mengguyurkan air di mulai dari pundak kanan terus ke kepala dan seluruh tubuh dan menyilang-nyilangkan air dengan jari tangan ke sela-sela rambut kepala dan rambut jenggot dan kumis serta rambut mana saja di tubuh kita sehingga air itu rata mengenai seluruh tubuh.
  8. Kemudian bila diyakini bahwa air telah mengenai seluruh tubuh, maka mandi itu diakhiri dengan membasuh kedua telapak kaki sampai mata kaki.
  9. Disunnahkan untuk tidak mengeringkan badan dengan kain handuk atau kain apa saja untuk mengeringkan badan itu.
  10. Disunnahkan untuk melaksanakan mandi besar junub jinabat itu dengan tertib seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa aalihi wasallam.
Oleh Sheikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairiy
  • Mandi wajib dimulai dengan mengucapkan bismillah, dan berniat untuk menghilangkan hadast besar,
  • Membersihkan kedua telapak tangannya tiga kali, kemudian bercebok.
  • Membersihkan kemaluannya, dan kotoran yang ada di sekitarnya.
  • Berwudhu seperti halnya orang yang berwudhu hendak shalat, kecuali kedua kakinya. Namun boleh membersikan kedua kakinya ketika berwudhu atau mengakhirkannya sampa selesai mandi.
  • Mencelupkan kedua telapak tangannya ke dalam air, lalu menyela-nyela pangkal rambut kepalanya dengan kedua telapak tangannya itu kemudian membersihkan kepalanya dan kedua telinganya tiga kali dengan tiga cidukan.
HR At-TIrmidzi Menyela pangkal rambut hanya khusus bagi laki-laki. Bagi perempuan, cukup dengan mengguyurkan pada kepalanya tiga kali guyuran, dan menggosoknya, tapi jangan mengurai membuka rambutnya yang di kepang, karena ada hadist yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Ummu Salamah yang bertanya kepada Rasulullah, Aku bertanya, wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku ini perempuan yang sangat kuat jalinan rambut kepalanya, apakah aku boleh mengurainya ketika mandi junub (mandi besar)? Maka Rasulullah menjawab, Jangan, sebetulnya cukup bagimu mengguyurkan air pada kepalamu tiga kali guyuran.
Mengguyur tubuhnya yang sebelah kanan dengan air, membersihkannya dari atas sampai ke bawah, kemudian bagian yang kiri seperti itu juga berturut-turut sambil membersihkan bagian-bagian yang tersembunyi pusar, bawah ketiak, lutut, dan lainnya, dan diriwatkan Dari Ali bin Abi Thalib, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa aalihi wasallam telah bersabda:
Barangsiapa yang meningggalkan bagian tubuh yang harus di aliri air dalam mandi janabat walaupun satu rambut untuk tidak dibasuh dengan air mandi itu, maka akan diperlakukan kepadanya demikian dan demikian dari api neraka “. HR. Abu Dawud
Demikianlah Ulasan Hasbi Htc Mengenai Mandi Wajib, semoga artikel tata cara mandi wajib yang benar cara Mandi bersih diatas adalah cara mandi wajib menurut islam, bisa bermanfaat bagi wanita dan pria yang Ingin lebih tahu mengenai Mandi wajib. Wassalam.

Bahaya Mandi Malam untuk Kesehatan

      
 Ahli kesehatan telah mengutip dari banyak sekali sumber referensi perihal dampak negatif berupa bahaya mandi malam hari terhadap tubuh. Berikut ini akan dituliskan beberapa dampak buruknya, disertai penjelasan apakah kondisi yang ditimbulkan akibat mandi malam tersebut benar, ataukah hanya mitos belaka.

 berikut ini ada 7 Bahaya dari Mandi malam.

1. Mandi malam hari menyebabkan rematik

Ah, kata siapa?

Mandi malam hari dapat membuat seseorang terkena rematik itu ternyata hanya mitos dan faktanya adalah salah!

   Di Indonesia, entah sejak kapan, masyarakat awam telah lama sekali memegang paham yang sangat keliru terkait masalah mandi malam hari. Anda bisa membuktikannya dengan bertanya dengan teman atau tetangga-tetangga Anda. Mereka yang tidak melihat dari sudut pandang kedokteran mengenai masalah ini mungkin akan menjawab kalau benar rematik disebabkan oleh mandi malam hari.

   Perlu dijelaskan sebelumnya, rematik merupakan penyakit yang terjadi ketika persendian mengalami peradangan, dan ada ratusan jenis rematik yang telah ditemukan, yang paling umum terjadi adalah Rheumatoid arthritis, jenis lain seperti Systemic Lupus Erythematosus, Ankylosing Spondylitis, dan Gout arthritis.

   Rematik terjadi akibat sistem kekebalan tubuh manusia menyerang tubuhnya sendiri. Artinya, mereka justru melakukan kebalikan dari tugasnya menjaga tubuh dari penyakit. Penyakit ini juga dikatakan sebagai penyakit autoimun. Penderita akan merasakan nyeri pada bagian sendi yang terkena.

    Untuk membuktikan lebih lanjut mengenai kekeliruan yang telah lama beredar dan hinggap dalam pikiran masyarakat, para dokter mengatakan bahwa hingga detik ini belum ditemukan pasti apa penyebab dari penyakit rematik. Namun, dugaan yang seringkali muncul adalah kelainan genetik sebagai pemicunya. Orang dengan usia 20 – 45 tahunlah yang  kerap menjadi sasarannya. Ini baru fakta.

    Adapun faktor luar lain ataupun yang bersifat degeneratif yang membuat banyak orang terkena penyakit sendi, jadi bukan hanya dikarenakan proses autoimunitas tadi. Karena kaitannya erat dengan sistem imun, maka jelas sekali bahwa masalah utama rematik terdapat di peredaran darah, yang pada akhirnya mampu menangkis segala pernyataan bahwa rematik disebabkan oleh mandi malam hari, terutama dengan air dingin.

Penjelasan singkat, yang mungkin dapat Anda pahami:

Penyakit rematik merupakan penyakit keturunan akibat adanya gen yang mengakibatkan sistem imun menyerang bagian persendian, sehingga serangan ini memicu kerusakan dan peradangan pada sendi-sendi tertentu.

     Rasa nyeri pada sendi tersebut bisa kambuh pada kondisi-kondisi tertentu, salah satunya ketika tubuh mendapati suhu dingin. Jadi, apabila penderita mandi di malam hari dengan air dingin, tentu sendinya akan terasa sakit karena rematiknya kambuh. Mungkin di sini bagian yang membuat masyarakat dengan sangat sederhana menyimpulkan kalau mandi malam memicu rematik. 

     Jadi, perlu Anda ketahui sekali lagi, rematik tidak disebabkan oleh mandi malam. Melainkan ... (baca kembali jika Anda masih belum tahu). Sebab, belum ada penelitian yang membuktikan anggapan masyarakat umum tersebut benar.

2. Mandi malam menyebabkan paru-paru basah

Lagi-lagi ini tidak benar dan tercatat sebagai mitos yang masih beredar juga di masyarakat.

Mandi pada malam hari tidak semudah itu membuat seseorang terkena paru-paru basah. Tetapi perlu diperhatikan, kondisi kesehatan yang kurang baik dapat diperburuk dengan suhu air dingin yang dipakai untuk mandi di malam hari. Jadi, gunakan air hangat apabila ingin mandi. Tubuh akan menerima 5 derajat lebih dari suhu tubuh itu sendiri, antara 29 – 30 derajat celcius.

 Penting untuk diketahui:

Paru-paru basah hanyalah istilah awal untuk menjelaskan kondisi terdapatnya air di dalam paru-paru. Air pada paru-paru tersebut biasanya terjadi karena infeksi, bukan karena mandi malam hari.

3. Mandi malam bisa menimbulkan kondisi hipotermia

Hipotermia umumnya dianggap sebagai keadaan di mana suhu tubuh menurun drastis di bawah suhu normal yang diperlukan metabolisme dan fungsi tubuh, yaitu di bawah 35 derajat celcius. Sasaran empuk hipotermia adalah bayi yang belum sempurna sistem pengendali temperatur tubuhnya serta lansia (manula) yang telah menurun fungsinya. Gejalanya bisa berupa menggigil, kelelahan, bingung, mengantuk, dan kurang nafsu makan.

Hiportemia juga dikaitkan dengan efek samping dari mandi malam hari. Air dingin yang dipakai untuk mandi di malam hari memang bisa membuat seseorang terserang hipotermia, terutama jika suhu lingkungan memang sedang dingin-dinginnya, atau berada di dataran tinggi (pegunungan).

Agar tidak terkena dampak ini, sebaiknya hindari mandi dengan suhu air terlalu dingin. Pakailah air panas yang dicampur dengan air biasa, usahakan agar hangatnya lebih terasa. Dengan begini, Anda akan terbebas dari hantaman hipotermia.

4. Mandi malam menyebabkan asam urat

Gout atau asam urat terjadi akibat konsumsi zat purin di dalam tubuh berlebihan sehingga membuat kadar asam urat tubuh meningkat. Kelebihan zat purin ini membuat ginjal kehilangan kemampuan untuk menampung ataupun mengeluarkan zat tersebut dari dalam tubuh.

Penderita asam urat mempunyai beberapa pantangan makanan seperti jeroan (ginjal, babat, usus, limfa, hati, dan otak), seafood (udang, kerang, tiram, ikan sarden, dan kepiting(, abon, dendeng, kornet sap, bebek, daging sapi, daging kambing, kacang-kacangan (kacang tanah, kacang hijau) dan olahannya (tempe, oncom, tauco, susu kedelai), emping, melinjo, kembang kol, asparagus, bayam, keju, es krim, telur, durian, nanas, dan masih banyak lagi.

Kesimpulannya, asam urat tidak bisa dikaitkan dengan dampak buruk mandi malam hari, baik itu dengan air hangat maupun air dingin. 

5. Mandi malam menyebabkan demam

Pada malam hari, panas tubuh mengalami peningkatan, tentunya pori-pori kulit juga ikut terbuka. Di sini letak bahaya mandi malam hari memakai air dengan suhu rendah. Pori-pori kulit yang menganga akan menyerap air dingin. Artinya, tubuh akan mengalami kondisi panas dan dingin akibat panas tubuh yang meningkat bercampur dengan suhu tubuh yang rendah karena air dingin yang dipakai saat mandi.

6. Mandi malam menyebabkan tubuh masuk angin

Penjelasannya serupa dengan poin sebelumnya.

7. Mandi malam membuat susah tidur

Beberapa orang membuat pernyataan kalau mandi malam menjadikannya susah tidur. Benarkah begitu?

Ternyata setelah ditelusuri penyebabnya bukan mandi malam, melainkan kondisi tubuh  yang sebelumnya dipakai untuk berolahraga tidak siap diistirahatkan sementara.

Jadi, biasanya orang memilih mandi malam karena berbagai alasan. Ada yang sebatas ingin menyegarkan badan karena baru pulang dari kantor dan tidak sedikit pula yang mandi malam karena ingin menyegarkan tubuhnya sehabis olahraga.

Titik permasalahannya bukan pada mandinya, tetapi olahraga yang dilakukan malam hari. Pada beberapa orang yang tidak memiliki gangguan tidur, olahraga malam dapat menyebabkan mata sulit terpejam secara alami. Hal ini disebabkan multi-stimulan (adrenalin dan noradrenalin) yang terlepas ketika olahraga meningkatkan denyut jantung dan suhu tubuh, sehingga tubuh merasa lebih waspada dan terjaga.

Sampai sini sudah jelas kalau bahaya mandi malam salah satunya adalah membuat seseorang susah tidur itu tidak benar. 

Lantas, apakah bahaya mandi malam yang sebenarnya?

Semua poin yang disebutkan di atas mungkin belum menjawab rasa penasaran Anda, karena kebanyakan hanyalah mitos atau aksioma semata.

Tapi ada yang perlu Anda garis bawahi, melakukan pola hidup di luar kebiasaan tidaklah baik untuk kesehatan. Mandi malam termasuk pola hidup di luar kebiasaan, karena hanya pada kondisi tertentu saja seseorang harus mandi di malam hari.

Untuk itu, sebaiknya Anda hindari kebiasaan ini bila tidak ada alasan rasional yang mewajibkan Anda membasahi tubuh di malam hari. 

Di samping bahaya mandi malam, ternyata lebih banyak sisi manfaatnya. Berikut ini dampak baik mandi malam bagi tubuh:
  • Seperti dilansir Hunffington Post, mandi malam bisa meningkatkan kualitas tidur. Agar manfaat ini dapat Anda rasakan, gunakan air hangat. Air hangat dapat melemaskan otot dan menggugurkan sel-sel kulit mati yang menempel pada kulit akibat radikal bebas seharian. Air hangat juga membantu mengurangi stres akibat beban pekerjaan yang menumpuk.
  • Kenyamanan tidurpun ikut bertambah karena partikel kotoran dan keringat yang seharian melekat di tubuh hilang oleh air hangat yang dipakai saat mandi.
  • Pikiran menjadi lebih tenang secara psikologis yang membuat seseorang terlepas dari rasa cemas dan khawatir.
  • Bagi Anda penderita insomnia, cobalah terapi mandi air hangat di malam hari dan setelah itu bergegaslah tidur. Anda akan merasakan manfaat luar biasa dari mandi malam hari.
  • Sudah jelas bukan kalau sebenarnya bahaya mandi malam hari itu tidak ada? Terkecuali bila dilakukan saat kondisi tubuh sedang kurang baik, seperti terkena flu, demam, batuk, dan pilek. Untuk Anda yang ingin menikmati ketenangan mandi malam, selalu gunakan air hangat (bukan panas).

 Referensi:
  • http://nyata.co.id/tips/sehat/dampak-negatif-mandi-air-dingin
  • http://doktersehat.com/mandi-malam-picu-rematik-benarkah/
  • http://life.viva.co.id/news/read/653775-ini-alasan-mandi-malam-tingkatkan-kualitas-tidur
  • http://klikdokter.com/healthnewstopics/health-topics/mandi-malam-rematik-tidak-berhubungan
  • http://sains.me/738/mandi-malam-hari-bikin-rematik-ah-kata-siapa.html/
  • http://klikdokter.com/tanyadokter/penyakit-dalam/26373-paruparu-basah
  • http://www.alodokter.com/hipotermia
  • http://health.detik.com/read/2011/03/22/171622/1598772/766/olahraga-di-malam-hari-bikin-sulit-tidur


Budaya Copy Paste Mahasiswa

Mahasiswa merupakan siswa yang belajar di perguruan Tinggi, mereka adalah kaum intelektual yang menjadi penopang harapan bangsa, mahasiswa digadang-gadang sebagai agent of change yang dalam kegiatan sejatiya mereka adalah advocat of change, yang jika disebut sebagai agent of change seharusnya kita sudah mampu menciptakan suatu solusi bagi keterpurukan bangsa ini, kita bisa katakan bahwa mahasiswa di Indonesia ini sudah banyak dan namun adakah tawaran solusi yang bisa merubah bangsa ini coba ditawarkan kepada masyarakat. Oleh sebab itu kita masih belum dapat dikatakan agent of change, namun lebih nyatanya advocat of change. Kita malah seperti tidak banyak memberi masukan dalam kehidupan bermasyarakat, kurangnya ide kreatif dan matinya jati diri intelektual.
            Budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.  Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.  Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasidengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Namun kita tidak akan berbicara terlalu umum mengenai budaya, yang akan kita bahas adalah budaya copy paste, pernah terpikir copy paste??

             Ketika kita akan mengerjakan suatu tugas atau membuat makalah, dengan mempermudahnya kita mengambil data atau file yang ada di Internet, tindakkan ini bisa di bilang budaya, karena telah mendekati dari definisi budaya diatas.

         Secara harfiah copy paste memiliki dampak baik dan buruk bagi mahasiswa atau pelajar,

1. dampak baiknya : dengan copi paste kita bisa mempermudah dalam pengerjaan tugas-tugas kita, dan tanpa turun kelapangan langsung kita sudah bisa mendapatkan data yang diinginkan.

2. Dampak buruknya : dengan membiasakan diri seperti ini, pemikiran kita sebagai mahasiswa akan menjadi kerdil dan tidak terlatih, karena secara psikologis otak kita sudah terbiasa dengan hal-hal yang mudah dan ide yang sudah ada, sehingga ketika kita terjun ke masyarakat kita tidak dapat memberikan ide-ide kreatif kita, kita mungkin bisa menjadi pintar dengan sumber-sumber yang telah diberikan oleh internet tersebut, namun sadarkah dunia kerja atau masyarakat tidak hanya membutuhkan orang-orang yang pintar dalam memegang kendali nantinya, namun orang-orang yang cerdas dan selalu kaya dengan ide kreatif lah yang dibutuhkan oleh masyarakat.

            Selain itu dengan tidak membiasakan budaya copy paste kita dapat menjadikan segala tugas yang diberikan dalam setiap mata kuliah itu sebagai pembelajaran dan tantanga yang pasti ada kalanya benar dan salah, namun itu sesuatu yang wajar, seperti jargon dari mahasiswa “mahasiswa boleh salah tapi tidak boleh bohong”, prinsip ini harus kita coba untuk tanamkan dalam benak dan pemikiran kita sebagai pembentuk konsep diri, agar kita mampu menjadi insan yang dapat bersuara lantang dan menyampaikan aspirasi dikemudian hari.

      Seharusnya sebagai seorang mahasiswa kita telah dapat menciptakan suatu konsep yang berguna bagi masyarakat dalam setiap pendadarannya, kita diberikan pendidikkan seharusnya dijadikan sebagai tempat untuk menciptakan sustu ide-ide yang segar bukan sebagai sarana untuk menciptakan kritik, karena sudah terlalu banyak yang memberikan kritik tanpa memberi solusi yang baik, agar kita bisa menjadi gent of change seperti yang diharapkan oleh masyarakat sebagai pengeras suara rakyat dan penyampai kebijakkan pemerintah. Mahasiwsti yang memiliki visi dan misi tidak akan melakukan copy paste namun akan mencoba untuk mencari jalan keluar dari setiap masalah yang ada dengan analisisnya dan sistem pemikiran yang baru sehingga ilmu pengetahuan yang ada atau yang di dapatkan dari bangku perkuliahannya akan berkembang denagn konsep-konsep yang lebih segar, biarkan terjadi perbedaan pendapat selama hali itu merupakan sesuatu yang positif, biarkan menjadi suatu pemikiran yang konstruktivistis atau bahkan kritis agar kita dapat merasakan bahwa kebenaran it bukan hal tunggal dan bukan sesuatu yang general.

        Sistem pendidikkan di perguruan tinggi bukan untuk menjadikan mahasiswa menjadi pintar namun untuk menjadikan mahasiswa itu memiliki kemampuan pengembangan wawasan dan menciptakan kritikkan-kritikkan terhadap teori-teori yang telah ada agar menjadi sesuatu yang praktis dengan masyarakat. Saya teringat dengan perkataan sorang ahli filsuf  yaitu socrates beliau mengatakan bahwa “ satu pertanyaan akan menimbulkan seribu jawaban”.

            Kembali ke copy paste sebagai budaya, hal ini karena perilaku tersebut telah dilakukan oleh banyak kalangan mahasiswa, termasuk saya sendiri, dari hal ini seharusnya kita bisa untuk mencegah menjadikan copy paste sebagai budaya, jadikan sistem pendidikan ini sebagai lembaga pembinaan untuk individu agar terbentuk individu-individu yang kreatif dan mendekat pada madani.

Pohon menghasilkan oksigen bagi manusia



Secara rata-rata, dalam daur hidupnya setiap pohon bisa mencukupi oksigen (O2) untuk kebutuhan 18 (delapan belas) orang dan menyerap karbondioksida (CO2) dari mobil yang berjalan sekitar 41.834 km. Pohon besar menyerap kira-kira sebesar 120-240 pounds partikel kecil tau gas polutan. Hanya tumbuhanlah yang menghasilkan oksigen di bumi ini (Jalal 2007).

      Menurut Bernatzky (1978) pohon dengan tinggi 25 m dan diameter batang 15 m, akan mempunyai luas tutupan batang 160 m² dan luas permukaan daun sebesar 1600 m², akan menghasilkan oksigen sebanyak 1712 gram. Sedangkanuntuk 1 hektar lahan hijau dengan total luas permukaan daun 5 hektar akan membutuhkan 900 kg CO2 untuk melakukan fotosintesis selama 12 jam, dan pada waktu yang sama akan menghasilkan 600 kg O2

Kebutuhan Oksigen Manusia dengan kecukupan Pohon menghasilkan Oksigen


          pohon menghasilkan oksigen 1/2 Kg/Pohon/Hari, sedangkan menyerap karbondioksida 14 kg/Tahun dari hasil polusi yang dihasilkan oleh pabrik dan asap kendaraa,  Udara yang mengandung oksigen oleh mahluk hidup digunakan untuk proses pembakaran bahan bakar (respirasi) di dalam tubuh organisme untuk menghasilkan energi agar dapat bertahan hidup. Oksigen sangat dibutuhkan oleh manusia sekitar 67% dari tubuh manusia dan setiap manusia mengkonsumsi oksigen dalam jumlah yang sama sebesar 600 liter/hari atau 840 gram/hari (Gerakis 1974 dalam Wisesa 1988).

            Dengan meningkatnya perkembangan pembangunan dan penduduk di Kota, terjadi penurunan luas lahan hutan atau vegetasi. Peningkatan kendaraan umum dan jumlah penduduk akan berimplikasi pada peningkatan gas buangan CO2 dan CO ke udara. Dengan semakin meningkatnya populasi penduduk, maka berdampak juga terhadap produktivitas pohon dan berpengaruh terhadap kualitas udara yang mengandung oksigen karena pencemaran udara yang disebabkan kendaraan umum.

           Dari data yang diperoleh, emisi yang dikeluarkan oleh satu kendaraan umum adalah sebesar 252 ton/hektar (Andrea 2008). Angka ini menyebabkan polusi besar dan merupakan salah satu penyebab Global Warming yang menjadi isu dunia

Luas Ideal Lahan Hijau Di Perkotaan

       Untuk saat ini, luas ideal lahan hijau di perkotaan adalah 40%. Itu pun luas minimalnya, jika kurang dari angka 40%, akan dirasa kurang dalam menangani masalah Global Warming ke depannya.

Untuk itu sangat disarankan bagi tiap-tiap rumah mempunyai tanaman hijau sebagai penopang kebutuhan oksigen dan menyerap CO2 dan CO di dalam atau pun di luar rumah. Selain itu, beberapa jenis tanaman juga punya “kemampuan khusus”, misalnya: mengurangi polusi, menghisap asap rokok, mendatangkan kupu-kupu yang membantu proses penyerbukan, memiliki daya serap air yg tinggi, dapat menarik permukaan air tanah supaya lebih dekat ke permukaan, membantu menyimpan air di bawah tanah, dll.

Selasa, 01 Desember 2015

Filsafat Dan Pendidikan

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
                  Pengetahuan dimulai dengan rasa ingin tahu, kepastian dimulai dengan rasa ragu-ragu sedangkan filsafat dimulai dengan kedua-duanya. Berfilsafat didorong untuk mengetahui apa yang telah tahu dan apa yang belum tahu, berfilsafat berarti berendah hati bahwa tidak semuanya akan pernah diketahui dalam kemestaan yang seakan tak terbatas. Demikian juga berfilsafat berarti mengoreksi diri, semacam keberanian untuk berterus terang, seberapa jauh sebenarnya kebenaran yang dicari telah diangkau.
               Ilmu merupakan pengetahuan yang digumuli sejak sekola dasar pendidikan lanjutan dan perguruan tinggi, berfilsafat tentang ilmu berarti terus terang kepada diri sendiri. Ilmu membatasi lingkup penjelajahannya pada batas pengalaman manusia juga disebabkan metode yang digunakan dalam menyusun yang telah teruji kebenarannya secara empiris.
                 Filsafat membahas sesuatu dari segala aspeknya yang mendalam, maka dikatakan kebenaran filsafat adalah kebenaran menyeluruh yang sering dipertentangkan dengan kebenaran ilmu yang sifatnya relatif. Karena kebenaran ilmu hanya ditinjau dari segi yang bisa diamati oleh manusia saja. Sesungguhnya isi alam yang dapat diamati hanya sebagian kecil saja, diibaratkan mengamati gunung es, hanya mampu melihat yang di atas permukaan laut saja. Semantara filsafat mencoba menyelami sampai kedasar gunung es itu untuk meraba segala sesuatu yang ada melalui pikiran dan renungan yang kritis.
                 Sedangkan pendidikan merupakan salah satu bidang ilmu, sama halnya dengan ilmu-ilmu lain. Pendidikan lahir dari induknya yaitu filsafat, sejalan dengan proses perkembangan ilmu, ilmu pendidikan juga lepas secara perlahan-lahan dari dari induknya


BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 PENDIDIKAN
                  Pendidikan adalah segala usaha orang dewasa dalam pergaulannya dengan anak-anak untuk memimpin perkembangan jasmani dan rohani kearah kedewasaan.
                 Secara garis besar pengertian pendidikan dapat dibagi menjadi tiga yaitu: a). pendidikan, b). teori umum pendidikan, dan c). ilmu pendidikan.
              - Pengertian pertama, pendidikan pada umumnya yaitu mendidik yang dilakukan oleh masyarkat umum. Pendidikan seperti ini sudah ada semenjak manusia ada di muka bumi ini. Pada zaman purba, kebanyakan manusia memerlukan anak-anaknya secara insting atau naluri, suatu sifat pembawaan, demi kelangsungan hidup keturunanya. Yang termasuk insting manusia antara lain sikaf melindungi anak, rasa cinta terhadap anak, bayi menangis, kempuan menyusu air susu ibu dan merasakan kehangatan dekapan ibu.
                Pekerjaan mendidik mencakup banyak hal yaitu segala sesuatu yang bertalian dengan perkembangan manusia. Mulai dari perkembangan fisik, kesehatan, keterampilan, pikiran, perasaan, kemauan, sosial, sampai kepada perkembangan iman. Mendidik bermaksud membuat manusia menjadi lebih sempurna, membuat manusia meningkatkan hidupnya dari kehidupan alamiah menjadi berbudaya. Mendidik adalah membudayakan manusia.
                  -Kedua, pendidikan dalam teori umum, menurut John Dewey pendidikan itu adalah The general theory of education dan Philoshophy is the general theory of education, dan dia tidak membedakan filsafat pendidikan dengan teori pendidikan, atau filsafat pendidikan sama dengan teri pendidikan. Sebab itu ia mengatakan pendidikan adalah teori umum pendidikan.
                 
                 Konsep di atas bersumber dari filsafat pragmatis atau filsafat pendidikan progresif, inti filsafat pragmatis yang mana berguna bagi manusia itulah yang benar, sedangkan inti filsafat pendidikan progresif mencari terus-menerus sesuatu yang paling berguna hidup dan kehidupan manusia.
                -Ketiga, ilmu pendidikan dibentuk oleh sejumlah cabang ilmu yang terkait satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan. Masing-masing cabang ilmu pendidikan dibentuk oleh sejumlah teori.

2.2 FILSAFAT

                    Filsafat adalah hasil pemikiran dan perenungan secara mendalam tentang sesuatu sampai keakar-akarnya. Sesuatu disini dapat berarti terbatas dan dapat pula berarti tidak terbatas. Bila berarti terbatas, filsafat membatasi diri akan hal tertentu saja. Bila berarti tidak terbatas, filsafat membahas segala sesuatu yang ada dialam ini yang sering dikatakan filsafat umum. Sementara itu filsafat yang terbatas adalah filsafat ilmu, filsafat pendidikan, filsafat seni dan lain-lainnya.
                   Filsafat membahas sesuatu dari segala aspeknya yang mendalam, maka dikatakan kebenaran filsafat adalah kebenaran menyeluruh yang sering dipertentangkan dengan kebenaran ilmu yang sifatnya relatif. Karena kebenaran ilmu hanya ditinjau dari segi yang bisa diamati oleh manusia saja, sesungguhnya isi alam yang dapat dinikmati hanya sebagian kecil saja. Misalnya mengamati gunung es, hanya mampu melihat yang di atas permukaan di laut saja. Sementara itu filsafat mencoba menyelami sampai kedasar gunung es itu untuk meraba sesuatu yang ada dipikiran dan renungan yang kritis.

                   Junjun (1981) membagi proses perkembangan ilmu menjadi dua bagian yang seling berkaitan satu dengan yang lain. Tingkat proses perkembangan yang dimaksud adalah:
 1).  Tingkat empiris adalah ilmu yang baru ditemukan di lapangan. Ilmu yang masih berdiri sendiri, baru sedikit bertautan dengan penemuan yang lain sejenis. Pada tingkat ini wujud ilmu belum utuh, masing-masing sesuai dengan misi penemuannya karena belum lengkap.
 2).  Tingkat penjelasan atau teoretis, adalah ilmu yang sudah mengembangkan suatu struktur teoretis. Dengan struktur ini ilmu-ilmu emperis yang masih terpisah-pisah itu dicari kaitannya satu dengan yang lain dan dijelaskan sifat kaitan itu. Dengan cara ini struktur berusaha mengintergrasikan ilmu-ilmu empiris itu menjadi suatu pola yang berarti.

                 Dari uraian di atas kita sudah berkenalan dengan ilmu empiris berupa simpulan-simpulan penelitian dan konsep-konsep serta ilmu teoretis dalam bentuk teori-teori atau grand theory-grand theory.
                Pendidikan adalah merupakan salah satu bidang ilmu. Sama halnya dengan ilmu-ilmu yang lain, pendidikan lahir dari induknya filsafat. Sejalandengan proses perkembangan ilmu ilmu pendidikan juga lepas secara perlahan-lahan dari induknya. Pada awalnya pendidikan bersama dengan filsafat sebab filsafat tidak pernah bisa membebaskan diri dengan pembentukan manusia. Filsafat diciptakan oleh manusia untuk kepentingan memahami kedudukan manusia, pengembangan manusia, dan peningkatan hidup manusia.






2.3 HUBUNGAN ANTARA FILSAFAT DAN PENDIDIKAN
                Hubungan antara filsafat dan pendidikan terkait dengan persoalan logika, yaitu: logika formal yang dibangun atas prinsif koherensi, dan logika dialektis dibangun atas prinsip menerima dan membolehkan kontradiksi. Hubungan interakif antara filsafat dan pendidikan berlangsung dalam lingkaran kultural dan pada akhirnya menghasilkan apa yang disebut dengan filsafat pendidikan.

2.4 FILSAFAT PENDIDIKAN
                 Filsafat pendidikan adalah hasil pemikiran dan perenungan secara mendalam sampai keakar-akarnya mengenai pendidikan. Ada sejumlah filsafat pendidikan yang dianut oleh bangsa-bangsa di dunia, namun demikian semua filsafat itu akan menjawab tiga pertanyaan pokok sebagai berikut:
   1). Apakah pendidikan itu?
   2). Apa yang hendak dicapai?
   3). Bagaimana cara terbaik merealisasikan tujuan itu?
  2.5 Subjek/ Objek Filsafat Pendidikan
                      Berfikir merupakan subjek dari filsafat pendidkan akan tetapi tidak semua berfikir berarti berfilsafat. Subjek filsafat pendidikan adalah seseorang yang berfikir/ memikirkan hakekat sesuatu dengan sungguh dan mendalam tentang bagaimanan memperbaiki pendidikan.
                   Objek filsafat, objek itu dapat berwujud suatu barang atau dapat juga subjek itu sendiri contohnya si aku berfikir tentang diriku sendiri maka objeknya adalah subjek itu sendiri. Objek filsafat dapat dibedakan atas 2 hal :
                  1. Objek material adalah segala sesuatu atau realita, ada yang harus ada dan ada yang tidak harus ada
                    2. Objek formal adalah bersifat mengasaskan atau berprinsi dan oleh karena mengasas, maka filsafat itu mengkonstatis prinsip-prinsip kebenaran dan tidak kebenaran
                   Dalam menerapkan filsafat pendidikan, seoran guru sebagai pendidik dia mengharapkan dan mempunyai hak bahwa ahli-ahli filsafat pendidikan menunjukkan dirinya pda masalah pendiidkan padaumumnya serta bagaimna masalah itu mengganggu pada penyekolhan yang menyangkut masalah perumusan tujuan, kurkulum, organisasi sekolah dan sebagainya. Dan para pendidik juga mengahrapkan dari ahli filsafat pendiidkan suatu klasifikasi dari uraian lebih lanjut dari konsep, argumen dirinya literatur pendidikan terutam adalam kotraversi pendidikan sistem-sistem, pengjuian kopetensi minimal dan kesamaan kesepakatan pendidikan.
                   Brubacher (1950) mengemukakan tentang hubungan antara filsafat dengan filsafat pendidikan, dalam hal ini pendidikan : bahwa filsafat tidak hanya melahirkan sains atau pengetahuan baru, melainkan juga melahirkan filsafat pendidikan. Filsafat merupakan kegiatan berpikir manusia yang berusaha untuk mencapai kebijakan dankearifan. Sedangkan filsafat pendidikan merupakan ilmu ayng pad ahakekantya jawab dari pertanyaa-pertanyaan yagn timbul dalam lapangan pendidkan. Oleh karen aberisfat filosofis, dengan sendirinya filsafat pendidikan ini hakekatnya adalah penerapan dari suatu analisa filosofis terhadap lapangan pendidikan.

 Menurut Zanti Arbi (1988) Filsafat Pendidikan adalah sebagai berikut.
  1). Menginspirasikan
  2). Menganalisis
  3). Mempreskriptifkan
  4). Menginvestigasi

                   
                     Maksud menginsparasikan adalah memberin insparasi kepada para pendidik untuk melaksanakan ide tertentu dalam pendidikan. Melalui filsafat tentang pendidikan, filosof memaparkan idennya bagaimana pendidika itu, kemana diarahkan pendidikan itu, siapa saja yang patut menerima pendidikan, dan bagaimana cara mendidik serta peran pendidik. Sudah tentu ide-ide ini didasari oleh asumsi-asumsi tertentu tentang anak manusia, masyarakat atau lingkungan, dan negara.

                     Sementara itu yang dimaksud dengan menganalisis dalam filsafat pendidikan adalah memeriksa teliti bagian-bagian pendidikan agar dapat diketahui secara jelas validitasnya. Hal ini perlu dilakukan agar dalam penyusunan konsep pendidikan secara utuh tidak terjadi kerancan, umpang tindih, serta arah yang simpang siur. Dengan demkian ide-ide yang komplek bisa dijernihkan terlebih dahulu, tujuan pendidikan yang jelas, dan alat-alatnya juga dapat ditentukan dengan tepat.

                   Francis Bacon dalam bukunya The Advencement of Leraning mengemukakan tesis bahwa kebanyakan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia mengandung unsur-unsur valitditas yang bermanfaat dalam menyelesaikan persoalan sehari-hari, bila pengetahuan itu berisikan dari salah satu konsep yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Bacon menggunakan logika induktif sebagai teknik krisis atau analisis untuk menemukan arti pendidikan yang dapat diandalkan. Melalui pengalaman secara kritis dengan logika induktif akan dapat ditemukan konsep-konsep pendidikan.

                 Mempreskriptifkan dalam filsafat pendidikan adalah upaya mejelaskan atau memberi pengarahan kepada pendidik melalui filsafat pendidikan. Yang jelaskan bisa berupa hakekat manusia bila dibandingkan dengan mahluk lain, aspek-aspek peserta didik yang patut dikembangkan; proses perkembangan itu sendiri, batas-batas bantuan yang bisa diberikan kepada proses perkembangan itu sendiri, batas-batas keterlibatan pendidik, arah pendidikan yang jelas , target-target pendidikan bila dipandang perlu, perbedaan arah pendidikan bila diperlukan sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minat anak-anak.

                      Johann Herbart dalam bukunya Scence of education menginginkan agar guru mempunyai informasi yang dapat dihandalkan mengenai tujuan pendidikan yang dapat dicapai dan proses belajar sebelum guru ini memasuki kelas. Pondasi pendidikan yang dikontruksi di atas asumsi yang disangsikan kebenarannya atau di atas tradisi yang masih kabur perlu segera diganti dengan informasi-informasi yang valid. Suatu informasi yang direkonstruksi dari atau secara ilmiah.

                    Yang dimaksud menginvestigasi dalam filsafat pendidikan adalah untuk memeriksa atau meneliti kebenaran suatu teori pendidikan. Pendidikan tidak dibenarkan mengambil begitu saja suatau konsep atau teori pendidikan untuk dipraktikan dilapangan. Pendidik seharusnya mencari sendiri konsep-konsep pendidikan di lapangan atau melalui penelitian-penelitian. Untuk sementara filsafat pendidikan bisa dipakai latar pengetahuan saja. Selanjutnya setelah pendidik berhasil menemukan konsep, barulah filsafat pendidikan dimanfaatkan untuk mengevaluasinya, atau sebagai pembanding, untuk kemungkinan sebagai bahan merevisi, agar konsep pendidikan itu menjadi lebih mantap.
                        John Dewey dalam bukunya Democracy and Education menyatakan bahwa pengelaman adalah tes terakhir dari segala hal. Mereka memandang pengalaman sebagai panji-panji semua filsafat pendidikan yang mempunyai komitmen terhadap inquiry atau penyelidik. Filosfo berfungsi memilih pengalaman-pengalaman yang cocok untuk memanjukan efisiensi sosial. Filsafat pendidikan berusaha menafsirkan proses belajar-mengajar menurut prosedur pengujian ilmiah dan kemudian memberi komentar tentang nilai atau kemanfaatannya. Filsafat pendidikan mencari konsekuensi proses belajar mengajar, apa yang telah dilakukan, apa kelemahannya, dan bagaimana cara mengatasi kelemahan itu
                     Para filosof, melalui filsafat pendidikannya, berusaha menggali ide-ide baru tentang pendidikan, yang menurut pendapatnya lebih tepat ditinjau dari kewajaran keberadaan peserta didik dan pendidik maupun ditinjau dari latar gografis, sosologis, dan budaya suatu bangsa.











BAB 3
PENUTUP
KESIMPULAN
                      Pendidikan adalah upaya mengembangkan potensi-potensi manusiawi peserta didik baik potensi fisik potensi cipta, rasa, maupun karsanya, agar potensi itu menjadi nyata dan dapat berfungsi dalam perjalanan hidupnya. Dasar pendidikan adalah cita-cita kemanusiaan universal. Pendidikan bertujuan menyiapkan pribadi dalam keseimbangan, kesatuan. organis, harmonis, dinamis. guna mencapai tujuan hidup kemanusiaan. Filsafat pendidikan adalah filsafat yang digunakan dalam studi mengenai masalah-masalah pendidikan.